Tag Archives: pengibar bendera pusaka pertama

Pemuda dalam Foto Tua Itu Bernama Ilyas Karim

(Kalau dibilang ini adalah tulisan dari masa lalu sebenarnya agak kurang pas juga. Tapi tak apalah, itu cuma pengategorian saya saja. Intinya adalah tulisan ini adalah tentang masa lalu. Ada tiga artikel dari kompas.com yang ingin saya share kepada para pembaca semua di sini. Saya yakin jarang dari pembaca yang tahu siapakah sesosok pemuda brecelana pendek yang mengibarkan bendera merah putih bersama Sodanco Singgih dalam sebuah foto yang bersejarah di bawah ini. Sudah banyak buku sejarah yang menerangkan tentang prosesi upacara kemerdekaan pertama pada 17 Agustus 1945 itu. Tapi sangat jarang – bahkan nihil – yang menceritakan siapa saja yang ikut mengibarkan bendera saat itu, selain trio Latief Hendraningrat, S. Suhud, dan SK Trimurti yang sudah dikenal luas. Beliau Ilyas Karim. Siapakah beliau ini? Apa hubungan beliau dengan foto pengibaran bendera merah putih usai proklamasi? Nah, karena itulah artikel dari kompas.com ini penting kiranya untuk diketahui. Jangan sampai kita melupakan pahlawan kita. Selamat Membaca!)

ILYAS KARIM PENGIBAR SANG SAKA PERTAMA

Ilyas Karim (bercelana pendek membelakangi kamera) dan Sodanco Singgih mengibarkan bendera Sang Saka Merah Putih seusai pembacaan proklamasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Langkah kakinya kini tak lagi setegap dulu. Untuk menaiki anak tangga, kakinya pun bergetar. Padahal, setengah abad yang lalu, dua kaki itu masih kuat menghentak bahkan menendang lawan.

Selain kaki, penurunan fungsi bagian tubuh juga tampak di mata. Di matanya, ada dua buah plester yang menempel di atas kelopak mata. Plester itu bertugas memaksa kelopak matanya untuk selalu terbuka.

Kerut wajahnya pun mengindikasikan kakek tua ini sudah mengecap asam garam kehidupan. Dialah Ilyas Karim (84), seorang pejuang bangsa yang kini jasanya seolah dilupakan pemerintah.

Nama Ilyas Karim memang tidak terlalu populer di kalangan generasi penerus. Namun, sejarah mencatat ada seorang pemuda berusia 18 tahun mengenakan celana pendek dengan mantap mengibarkan sang saka Merah Putih pada tanggal 17 Agustus 1945 untuk pertama kalinya.

Dia-lah saksi hidup naskah proklamasi kemerdekaan RI dibacakan oleh Presiden Soekarno yang didampingi Wakil Presiden Mohammad Hatta di kediamannya di Jalan Pegangsaan Timur, Jakarta Pusat. Ilyas masih ingat ketika dipercaya sebagai pengibar bendera Merah Putih, hatinya pun bergejolak gembira.

“Bagaimana tidak senang? Saat itu detik-detik kemerdekaan negara kita. Dan saya di situ mengibarkan bendera Indonesia pertama kali di hadapan pak Presiden, Bung Hatta, Bu Fatmawati,” tutur Ilyas, Rabu (17/8/2011), saat dijumpai di kediamannya yang ada di pinggir rel di Jalan Rawajati Barat nomor 7, Kalibata, Jakarta Selatan. Continue reading →

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 255 pengikut lainnya.